Pada ajang MWC 2012 kali ini, Samsung yang diwakili oleh salah satu eksekutifnya mengakui bahwa usaha mereka untuk menerobos pasar tablet secara garis besar merupakan sebuah kegagalan. “Dengan jujur kami mengakui bahwa kami kurang sukses di pasar tablet,” kata Hankil Yoon, seorang eksekutif untuk bidang strategi produk di Samsung Electronics. Sebuah pernyataan yang sangat jujur dari seorang eksekutif perusahaan consumer electronics kelas dunia di ajang sebesar Mobile World Congress.
Kegagalan mereka sendiri sebenarnya bukanlah sebuah kejutan karena Samsung kesulitan untuk mengejar kesuksesan penjualan iPad dari Apple dan juga Kindle Fire dari Amazon untuk pasar AS. Tapi pernyataan seorang eksekutif tentang kelemahan mereka sendiri ketika jargon perusahaannya adalah tentang dominasi pasar merupakan sesuatu yang bisa dibilang menyegarkan.
^ Eksekutif Samsung, Hankil Yoon berbicara pada sebuah ajang khusus untuk pers di booth Samsung pada Mobile World Congress 2012 di Barcelona, Spanyol.
Samsung juga telah menggunakan berbagai pendekatan yang berbeda untuk pemasaran Galaxy Tab mereka, mulai dari menawarkan versi 7 inci lalu meningkat ke versi 10 inci dan akhirnya mengembangkan lagi beberapa versi dengan ukuran di antara kedua versi tersebut. Pendekatan terbaru mereka adalah dengan menggabungkan smartphone dan tablet menjadi ‘phablet’ Galaxy Note. Samsung juga menambahkan S Pen untuk kelengkapan perangkat ini, Yoon meyakini bahwa S Pen akan mampu mendorong para penggunanya untuk menciptakan suatu konten dengan mudah, bukan sekedar mengkonsumsinya.
Pendekatan Samsung tersebut akhirnya berkembang lebih lagi dengan merilis tablet Galaxy Note 10.1. Perilisan tablet Galaxy Note ini jelas akan mengancam eksistensi dari Galaxy Tab. Yoon mengatakan bahwa Samsung terpaksa melakukan hal ini karena mereka meyakini bahwa “Cara terbaik untuk bertahan di pasar adalah dengan membunuh produk Anda sendiri, karena kami ingin tetap kompetitif di dalam pasar.”
Samsung sendiri tampaknya lebih memilih untuk berfokus pada Galaxy Note plus S Pen karena mereka kesulitan untuk menaklukkan pasar tablet tradisional, dan produk terbaru mereka ini mempunyai sesuatu yang berbeda untuk ditawarkan kepada pasar. Yoon juga menambahkan bahwa sekalipun desainnya tampak serupa, namun penggunaan Galaxy Note jelas berbeda daripada Galaxy Tab.
Akankah pendekatan terbaru Samsung untuk menaklukkan pasar tablet ini akan mampu membawa mereka lebih dekat lagi dengan Apple?





0 komentar:
Posting Komentar